Diskusi Panjang untuk Literasi Jombang
0
Dihadiri oleh para penggiat literasi dari berbagai TBM di wilayah Jombang, forum ini menjadi ajang bertukar pengalaman, cerita unik, dan tantangan yang dihadapi dalam mengelola taman baca. Dari cerita tentang anak-anak di pedesaan yang antusias meminjam buku hingga strategi kreatif untuk menarik minat baca generasi muda, setiap kisah memberikan inspirasi baru bagi para peserta.
Cerita Unik dari Taman Baca
Salah satu momen menarik dalam diskusi adalah saat beberapa peserta membagikan pengalaman unik mereka. Misalnya, ada sebuah TBM yang memanfaatkan sepeda motor sebagai "perpustakaan keliling" untuk menjangkau anak-anak di pelosok desa. Ada juga taman baca yang memadukan kegiatan membaca dengan pelatihan seni seperti melukis dan membuat kerajinan tangan, sehingga menarik lebih banyak anak untuk datang.
Langkah Menuju Era Digital
Tak hanya berbicara tentang pengalaman, forum ini juga menyoroti tantangan literasi di era digital. Dalam perbincangan yang penuh gairah, para peserta berdiskusi tentang pentingnya mengadopsi teknologi untuk memperluas akses literasi. Beberapa ide menarik pun muncul, seperti membuat perpustakaan digital, memanfaatkan media sosial untuk promosi literasi, hingga pelatihan pengelola TBM dalam mengoperasikan aplikasi e-library.
Harapan dan Rencana ke Depan
Forum ini ditutup dengan semangat kebersamaan untuk terus berkolaborasi dalam mengembangkan literasi di Jombang. Para peserta sepakat bahwa TBM bukan sekadar tempat membaca, tetapi juga ruang belajar dan bertumbuh bagi masyarakat. Mereka berharap ke depan, TBM dapat menjadi pusat literasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern tanpa melupakan nilai-nilai lokal.
Dengan diskusi panjang yang penuh makna ini, harapan baru untuk literasi di Kabupaten Jombang semakin menyala. Semoga upaya bersama ini dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Jombang.


